Tanggal Hari Ini : 18 Aug 2018 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Bank Index, Hubungan Bank dengan Nasabah Makin Dekat
Selasa, 10 April 2018 02:58 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Ditengah persaingan bisnis industry jasa keuangan yang kiat ketat dan makin kompetetitif, serta maraknya berbagai penyimpangan baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal, regulator industry perbankan di tanah air terus melakukan penyempurnaan. Berbagai ketentuan dan aturan diberlakukan agar kepercayaan dan profesionalitas di industry perbankan dapat ditegakkan.

Salah satu aturan yang diberlakukan adalah diberlakukannya Peraturan Bank Indonesia, PBI No.3/10/PBI/2001 tentang Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer Principles), PBI No.3/23/PBI/2001 tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia No.3/1/PBI/2001 tentang Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer Principles) dan PBI No. 5/21/PBI/2003 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bank Indonesia No.3/1/PBI/2001. Dalam aturan  dijelaskan bahwa para pelaku industry perbankan diwajibkan untuk melakukan “Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer Principles)”.

Yang dimaksud dengan Prinsip Mengenal Nasabah, dalam ketentuan tersebut adalah prinsip yang diterapkan bank untuk mengetahui identitas nasabah, memantau kegiatan transaksi nasabah termasuk pelaporan transaksi yang mencurigakan. Nasabah dalam pengertian di sini adalah nasabah yang menggunakan jasa bank.

Abdul Rasyid (2016) dalam artikelnya berjudul “Prinsip Mengenal Nasabah Dalam Perbankan” mengungkapkan : Lembaga perbankan merupakan salah satu lembaga keuangan yang mempunyai peran penting dalam perekonomian suatu negara. Dalam menjalankan tugasnya, lembaga perbankan berperan sebagai intermediary (perantara) antara para pihak yang mempunyai kelebihan dana (surplus of funds) dengan para pihak yang kekurangan/memerlukan dana (lack of funds). Dalam menjalankan kegiatan usahaya, bank tentu akan menghadapi berbagai macam resiko usaha. Untuk mengurangi risiko usaha, bank wajib menerapkan prinsip kehati-hatian. Hal ini sejalan dengan Pasal 2 UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan yang menyatakan bahwa “Perbankan Indonesia dalam melakukan usahanya berdasarkan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian.” Penerapan prinsip kehati-hatian dalam dunia perbankan ini dimaksud untuk menjaga kepercayaan masyarakat penyimpan dana dan terciptanya perbankan yang sehat. Salah satu cara melaksanakan prinsip kehati-hatian yaitu dengan menerapkan prinsip mengenal nasabah, yang dikenal juga dengan istilah “know your customer principle”. Penerapan prinsip mengenal nasabah dianggap penting sebagai salah satu cara untuk melindungi kesehatan bank.

gimin sumalim, bank ekonomi, bank hsbc indonesia, bank index, kasus bank index, direktur utama bank index, Bank Index, Hubungan Bank – Nasabah Makin Dekat

Prinsip mengenal nasabah, tidak sekadar berarti mengenal nasabah secara harfiah tetapi prinsip mengenal nasabah ini menginginkan informasi yang lebih menyeluruh di samping identitas nasabah, yaitu hal-halyang berkaitan dengan profil dan karakter transaksi nasabah yangdilakukan melalui jasa perbankan.

Para praktisi industry perbankan seperti yang dilansir diberbagai media online mengungkapkan, bukan pekerjaan yang mudah untuk melaksanakan prinsip mengenal nasabah ini. Di sisi lain pelaku industry perbankan menginginkan adanya dana pihak ketiga dari masyarakat atau nasabah yang akan disimpan di perbankan, namun disisi lain bagaimana upaya perbankan untuk menerapkan ketentuan prinsip-prinsip mengenal nasabah dapat dijalankan tanpa menganggu privacy nasabah, atau membuat nasabah tersinggung.

Industri perbankan yang full regulated tersebut disadari oleh manajemen Bank Index, sehingga dalam menerapkan ketentuan “know your customer principle”  dari regulator industry perbankan, PT Bank Index melakukannya secara hati-hati.

Presiden Direktur  Bank Index, Gimin Sumalim, kepada Majalah Wirausaha dan Keuangan mengungkapkan, tidak mudah mensosialisasikan “know your customer principle” kepada manajemen di level operasional, tanpa dibekali dengan pengetahuan yang sangat memadai untuk dapat melakukan customer due diligence (CDD) secara sempurna.

“Kami membekali pengetahuan yang memadai kepada semua pelaksana manajemen operasional dengan melakukan customer due diligence  yang baik, agar semuanya berjalan lebih baik, dan  hubungan antara bank dengan nasabah makin baik, makin dekat” ujar Gimin Sumalim.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator di industry perbankan tanah air dalam dua tahun terakhir ini juga telah meluncurkan berbagai aturan yang berkaitan dengan prinsip-prinsip mengenal nasabah, yang memungkinkan terjalin kepercayaan diantara para pihak.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari