Tanggal Hari Ini : 19 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Insentif Sebagai Pelecut Bisnis
Kamis, 20 Oktober 2011 10:39 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Stever Robbins adalah seorang entrepreneur, juga seorang advisor dan coach. Ia sering mengidentifikasi dan melakukan riset terhadap perusahaan yang baru berdiri dan membantu mereka untuk mengembangkan usaha yang baru didirikan. Salah satu langkah yang ia lakukan adalah menghitung proyeksi penghasilan pemilik (owner) yaitu dengan menghitung prosentase nilai dari pekerjaan yang mereka lakukan dan  prosentase dari bisnis secara keseluruhan.

Hal yang membedakan antara pemilik dengan karyawan adalah, pemilik memiliki kontrol dan hak pengambilan keputusan secara penuh, sedangkan karyawan memiliki hak pengambilan keputusan secara terbatas. Pemilik memiliki tanggungjawab yang besar, bukan hanya perkembangan usahanya tetapi juga risikonya.

Untuk menghitung upah manajer, Stever mengajak owner bisnis untuk merenungkan bagaimana cara mengukur kinerjanya. Contoh, anda sedang mengelola toko eceran.  Anda mungkin sangat peduli dengan tingkat laba toko tersebut. Selain itu anda memotivasi mereka untuk mampu meningkatkan laba dan anda dapat memberikan insentif jika hal tersebut dapat tercapai.

Namun tingkat laba meskipun merupakan hal yang utama, tetapi banyak ukuran lain yang dapat menjadi jembatan untuk mencapai keberhasilan bisnis dan mencapai laba yang bagus, misalnya kondisi perusahaan yang relative lebih dinamis, serta meningkatnya performance perusahaan. Banyaknya karyawan yang ‘keluar masuk’ dapat mengganggu kinerja perusahaa. Demikian juga dengan tingkat sediaan produk (inventory) toko yang sering berlebihan dapat anda drive agar inventory tidak berlebih tetapi juga tidak kehabisan.

Untuk menghitung insentif atau bonus, karyawan juga dapat dilibatkan dalam banyak hal, misalnya karyawan di bagian penjualan dilibatkan dalam penyusunan target penjualan dan selalu diberikan informasi  mengenai pencapaian yang diperoleh, karyawan lain juga dilibatkan dalam strategi perusahaan, rencana penghematan, dan peluang memperoleh income-income tambahan dan peningkatan laba.

Jika semua tercapai, anda layak memberikan insentif atau  bonus bagi mereka.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari